Rabu, 25 November 2020

Produk

RELAKSASI KREDIT DAMPAK COVID-19

Pada awal Maret 2020, kasus wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah terkonfirmasi terjadi di Indonesia dan perkembangan penyebaran COVID-19 ini dapat berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas debitur termasuk debitur UMKM, dalam memenuhi kewajiban pembayaran kredit.

Oleh karena itu, berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: 11/POJK.03/2020 tanggal 13 Maret 2020, PT. BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung (Utomo Bank) mengeluarkan kebijakan terkait relaksasi kredit bagi debitur yang terkena dampak COVID-19, melalui Skema Restrukturisasi Kredit yang disesuakan dengan kemampuan Utomo Bank. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meringankan kewajiban pembayaran kredit debitur di masa pandemi COVID-19.


  1. Berlaku bagi debitur (termasuk debitur UMKM) yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban pada Utomo Bank karena sumber penghasilannya yang digunakan untuk membayar angsuran kredit terdampak oleh penyebaran COVID-19 baik baik secara langsung ataupun tidak langsung.
  2. Tidak memiliki tunggakan atau jika terdapat tunggakan tidak lebih dari 90 hari terhitung sampai dengan tanggal 31 Maret 2020.
  3. Kebijakan relaksasi kredit dampak COVID-19 berlaku hingga tanggal 31 Maret 2021.
  1. Grace Period (Penundaan) angsuran pokok dan tetap membayar angsuran bunga sampai dengan maksimal tanggal 31 Maret 2021 dan perpanjangan jangka waktu kredit sesuai dengan jumlah bulan penundaan angsuran pokok; atau
  2. Penyesuaian angsuran bulanan dengan perpanjangan jangka waktu kredit, maksimal sesuai dengan jangka waktu kredit yang berlaku bagi masing-masing produk kredit.

Bagi Debitur yang ingin mengajukan restrukturisasi kredit, terlebih dahulu harus melengkapi Surat Permohonan dan Pernyataan Debitur (aplikasi permohonan relaksasi) yang tersedia oleh Utomo Bank, terkait hal tersebut debitur dapat mengunduh melalui link di bawah ini: